Bravely Default 2

bravely default

Keluhan mengenai pendekatan modern kentara untuk banyak game JRPG saat ini memang seringkali di sukai oleh  banyak gamer yang sudah tua. Hal ini di karenakan mereka sempat menikmati masa keemasan judul judul judul turn based di masa lalu. Industri game memang terkesan mendorong mendorong segala sesuatunya ke konsep action RPG, namun jika diselidiki lebih jauh, tidak sedikit game-game JRPG yang sebenarnya masih mempertahankan cita rasa klasik masa lalu. Salah satu yang masih secara konsisten melakukannya adalah Square Enix. Di luar Dragon Quest yang masih populeer walaupun sudah berumur cukup tua, ada juga Bravely Default 2 yang baru saja di lepas untuk Nintendo Switch. QQ Online

Apabila anda merupakan salahsatu gamer yang belum pernah merasakan seri pertama ataupun Braverlu Second yang tampil sebagai seri berbeda, kami cukup terkejut soal daya tarik yang di tawarkan seri ini. Sensasi gameplay klasik ini muncul dari berbagai sudut, sembari menawarkan aksi bertarung yang menantang lewat mekanisme yang unik pula. Sementara dari sisi cerita, sulit untuk tidak membandingkannya dengan seri Final Fantasy di awal cerita.

Mengembangkan cita rasa fantasi yang kental, Braverly Default 2 mengambil setting sebuah benua di sebuah pantai setelah kapal yang ia tumpangi hancur karena badai. Aksi ekplorasi singkatnya membuat Seth bertemu dengan Gloria yang merupakan putri kerajaan yang sudah hancur, bersama dengan Elvis dan Adelle yang akan berpetualang bersama untuk mencari artifak langka bernama “asterisks”. Walaupun datang dengan motivasi yang berbeda beda, keempat karakter ini pada akhirnya memutuskan untuk berpetualang bersama karena faktor yang saling bersinggungan.

Gloria tentu saja datang dengan misi yang paling krusial. Melihat kerajaannya – Musa yang hancur, Gloria ingin mencari kembali keempat kristal elemen yang sebelumnya merupakan milik mereka. Akan tetapi sepertinya hal tersebut tidak lah mudah. Tidak hanya karena keberadaan kristal tersebut yang mengundang masalah, namun karena kerajaan tetangga bernama Holograd juga menaruh perhatian besar terhadap kerjaan ini. Seth, Gloria, Elvis ddan Adelle pun pada akhirnya menjalani petualangan yang ternyat, memuat misteri yang lebih dalam di bandingkan dari yang mereka prediksi.

Kata imut mungkin adalah kata yang cocok untuk desain dari permainan ini. Semua karakter yang ada di dalam permaiann akan hadir dalam tubuh pendek dan kepala besar yang menggemaskan yang juga akan di ikuti dengan animasi yang terbatas pada saat cut scene. Di satu sisi, pendekatan ini membuat cita rasa JRPG klasik yag ia kembangkan lebih terasa. Akan tetapi disisi lain, membuat karakter karakter antagonis yang seharusnya terlihat super mengancam, kehilangan pesona tersebut.

Dari segi ceita juga lumayan mengejutkan karena dari segi cerita seberapa dalam dan gelapnya cerita yang di tawarkan oleh Bravely Default 2, terlepas dari visualisasi super imut yang ia kembangkan. Kita tidak hanya bicara soal konflik berbasis perang saja. Namun juga ada eksplorasi soal rasa kehilangan, benci serta kepercayaan buta akan sesuatu. Sedangkan dari segi audio, Bravely Default 2 datang dengan kualitas seharusnya yang sayangnya tidak istimewa. Voice acting bahasa inggris mampu memperlihatkan emosi dengan tepat.

Secara garis besar, Bravely Default 2 memang hadir dengan cita rasa klasik. Ia menjadikan turn – based  sebagai mekanisme utama, tentu dengan bar ATB sebagai basis. Kecepatan gerak ATB ini akan bergantung pada beragam hal di mulai dari status karakter, buff hingga job yang anda gunakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *